Gede Sandiasa |

Enjoy Your Life
Gede Sandiasa

 

Semangat dan loyalitas pada keilmuan Administrasi Publik

Rumah layak huni, terjangkau dalam lingkungan yang sehat, aman, serasi, teratur, dan terencana

Semoga Ilmu Pengetahuan Memberi manfaat bagi kehidupan semua mahluk

website dapat membantu para pengusaha melakukan promosi dengan mudah dan murah, menyampaikan pesan dengan cepat dalam kualitas uptodate dalam jangkauan tak terhingga

Beras yang memiliki kualitas tinggi, rendah gula namun keberadaannya terancam punah

Hasil pertanian petani mulai nampak hasilnya di subak kubutambahan

Belajar tidak pernah berhenti dan bekerja tidak kenal lelah namun hasilnya serahkan pada kehendak Hyang Widhi

Naur Punagi Suaran Angklung

02 Agustus 2017 -   02 Agustus 2017

diklat Koperasi

17 Mei 2016 -   17 Mei 2016

Seleksi Perangkat Desa

26 Agustus 2015 -   27 Agustus 2015

Ujian Skripsi Pertama

20 Agustus 2015 -   20 Agustus 2015

Pengabdian Pada Masyarakat

08 Agustus 2015 -   08 Agustus 2015

Ujian Proposal ke Sepuluh

22 Juli 2015 -   22 Juli 2015

Rapat di Kopertis Wiil VIII Denpasar

10 Juli 2015 -   10 Juli 2015

Selasa, 25 Juli 2017 | 159 kali

Pemerintah Indonesia dalam upaya mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat di bidang Papan (perumahan) mengeluarkan telah UU No. 11 tentang Perumahan dan Kawasan Pemukiman dengan tujuan: menjamin terwujudnya rumah layak huni, terjangkau dalam lingkungan yang sehat, aman, serasi, teratur, terencana, terpadu dan berkelanjutan. Dan salah satunya perumahan bagi masyarakat menengah ke bawah, yang kami telah membangun kawasan perumahan “Satya Petandakan Residence”  dengan rincian: Tipe Rumah 36/72, Harga Rp. 141.000.000,- (sampai finishing) dengan Uang Muka Rp. 7000.000,-  dan angsuran Rp. 780.000,-/bln.   Spesifikasi Bangunan : Type 36/72 Jalan Lingkungan : 7 meter paving, got kiri dan kanan Pondasi : STRUSS Struktur : Beton Bertulang KAP : Baja Ringan Genteng : Metal Lantai : Keramik 4x40 Asia Tile Dinding: Batako Plester + ACI Plafond: Gypsum ...

Kamis, 04 Februari 2016 | 511 kali

Telah dilaksanakan pelantikan pengurus PMI Kabupaten Buleleng Periode 2015-2020 yang diketuai oleh dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.Og, yang dilatik oleh Pengurus PMI Bali Bapak I Gusti Bagus Alit Putra, SH, S.Sos, M.Si (Ketua Umum PMI Provinsi Bali), turut hadir dalam Kesempatan ini sekaligus memberikan sambutannya Bupati Buleleng Putu Agus Suratnyana, ST. Dalam sambutannya Bupati menyampaikan rasa terima kasih pada pengurus lama periode 2010-2015 yang diketuai oleh dr. Made Pustaka atas prestasinya dan dukungannya pada pemerintah Kabupaten Buleleng dalam kegiatan kemanusiaan dan penanggulangan bencana, serta dalam mendidik generasi muda yang peduli terhadap kemanusiaan dan kegiatan sosial. Demikian pula diharapkan kepada pengurus baru agar senantiasa meningkatkan kualitas sumberdaya dalam upaya menyelenggarakan pelayanan pada masyarakat Buleleng. Adapunn susunan Pengurus PMI kabupaten Buleleng periode 2015-2020, sebagai berikut:  ...

Senin, 15 Juni 2015 | 660 kali

telah diterbitkan journal Internasional dengan judul "The Implementation Study of Irrigation System Policy Based on Local Wisdom at Buleleng, Bali, Indonesia" Karya Gede Sandiasa, dalam International Journal of Applied Sociology p-ISSN: 2169-9704    e-ISSN: 2169-9739 2015;  5(3): 139-143 doi:10.5923/j.ijas.20150503.04. Artikel ini merupakan bagian dari Disertasi dengan Judul "Implementasi Kebijakan Sistem Irigasi Berbasis Kearifan Lokal (Studi pada Subakk Lawas dan Subak Pebantenan di Kabupaten Buleleng Provinsi Bali) tahun 2015 dapat di baca dan di download pada situs resmi IJAS http://article.sapub.org/10.5923.j.ijas.20150503.04.html ...

Minggu, 07 Juni 2015 | 561 kali

Dalam rangka menumbuhkan rasa teanggungjawab generasi muda terhadap penanggulangan berbagai permasalahan generasi muda, khususnya terkait dengan HIV/AIDS maka PMI dengan bekerjasama dengan Palang Merah Hongkong mengadakan serangkaian kegiatan sebagai berikut: Gelombang pertama Pelatihan fasilitator dan Aids bagi siswa -siswi se-Kabupaten Buleleng dengan jumlah 25 orang bertempat di SPN Singaraja  Gelombang kedua Pelatihan Fasilitator HIV dan AIDS bagi Siswa - Siswi se-Kabupaten Buleleng  dengan jumlah 25 orang di Yayasan Dana Punia Singaraja Gelombang ketiga dengan jumlah 24 orang sebagai target ibu-ibu PKK kecamatan Buleleng Gelombang keempat dengan target 25 orang perwakilan guru-guru se Kabupaten Bulelen dan pada hari Minggu, 7 Juni 2015 diadakan Lomba Fasilitator HIP/AIDS di Kampus Universitas Panji Sakti Singaraja sebagai Agenda lomba adalah sebagai berikut: ...

Selasa, 21 Oktober 2014 | 614 kali

Pengenalan terhadap manajemen dan organisasi Palang Merah Indonesia sangat penting bagi calon relawan perguruan tinggi. Peserta kali ini cukup banyak mencapai 90 orang dari mahasiswa berbagai jurusan yang ada di  lingkungan Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja. Disamping itu staf dosen fisip unipas, yang sehari-hari juga sebagai sekretaris PMI Kabupaten Buleleng memberikan materi Kepemimpinan kepada calon  Korps Sukarela, agar mereka mampu menjadi fasilitator maupun Tim Pengendali dalam kondisi bencana alam. Kemampuan ini sangat di butuhkan dalam melakukan manajemen bencana da  tanggap darurat, tentunya waktu yang sangat terbatas belu  bisa menghasilkan relawan yang handal, oleh sebab itu mereka calon relawan yang memiliki intelektualitas yang  tinggi ini harus terus berlatih dan membina kebersamaan denga relawan lainnya Selamat berlatih dan sukses, Sabtu, 11 Oktober 2014 ...

Senin, 23 Desember 2013 | 3195 kali

Darah di negara-negara berkembang sulit didapat, ketika dibutuhkan dalam hal menyelamatkan kehidupan manusia saat membutuhkan bantuan darah. pemahaman yang kurang baik masyarakat akan pentingnya darah dan donor darah bagi kesehatan diri sendiri. darah dalam tubuh selalu mengalami pergantian, barang kali dalam 14 hari darah mesti melakukan perbaikan-perbaikan sel, sel darah mati dapat keluar melalui tinja dan pori-pori kulit, yang apabila tidak dapat keluar dengan normal maka akan menjadi penyakit. pergantian ini dapat dilakukan secara rutin melalui donor darah rutin setiap minimal 3 bulan sekali, selain menambah kesehatan juga dapat membantu sesama. Perlu diperhatikan pula bahwa hanya keluarga atau orang yang memiliki hubungan darah yang sangat mungkin dapat menolong keluarganya saat membutuhkan darah. jangan sampai anda tidak mendapatkan darah oleh karena "Anda tidak pernah berlatih untuk Donor Darah" apakah anda akan ...

lebih banyak >>