Gede Sandiasa |

Enjoy Your Life

 Detail Berita

Sabtu, 21 Desember 2013 | sandiasa | 4281 kali | Palang Merah Indonesia
Dukung Pengesahan Rancangan Undang Undang Palang Merah Indonesia

Ketika masa damai tidak ada orang yang peduli dengan permasalahan kemanusiaan dan sosial,  namun ketika musibah itu datang semua kelabakan, banyak orang mencari kesempatan untuk mencari popilaritas, keuntungan   pribadi secara material maupun kepentingan menunjang prestise.  jika ada kelembagaan sosial  masyarakat yang peduli dan benar benar serius memperhatikan  kondisi sosial masyarakat  jarang didukung oleh masyarakat maupun pemerintah. "Tidak pentinglah, tidak perlu anggaran ini pekerjaan relawan, tidak menghasilkan keuntungan, tidak bisa mengangkat reputasi dll".. kondisi ini sangat memberi kontribusi terhadap rendahnya perhatian pemerintah kepada skpd yang terlibat dalam masalah sosial, seperti skpd yang menangani kebencanaan, dinas sosial, PMI , anggaran pasti paling sedikit, sdm yang diberikanpun kualitasnya sisa skpd lainnya... "tidak perlu anggaran" toh belum ada bencana  atau belum ada bencana sosial. Bagaimana dengan PMI yang sudah berdiri sejak 17 September 1945, sampai saat ini belum dibekali UU.   Hanya bermodal Keppress 346 tahun  1950.  Penggunaan lambang  yang sudah carut marut, penyalahgunaan lambang menjadikan reputasi dan tumpang tindih pelayanan masyarakat menjadi rancu.

UNDANG-UNDANG  PALANG MERAH YES !!!

Satu lambang satu perhimpunan nasional PALANG MERAH INDONESIA.....OK



  • Kunjungan Delegasi Palang Merah Hongkong
  • Dukung Pengesahan Rancangan Undang Undang Palang Merah Indonesia
  • Diklat Pmr Wira Satuan Inti PMI Kabupaten Buleleng
  • Lomba Fasilitator HIV dan AIDS PMI Kabupaten Buleleng
  • Pelantikan Pengurus Palang Merah Indonesia Kabupaten Buleleng

  • Nama
    Website
    Komentar